Home » Media Releases » Strategi Pemasaran Baru Boracay ‘Better Than Ever’

Strategi Pemasaran Baru Boracay ‘Better Than Ever’

Rencana pemasaran baru dengan merek “Better Than Ever” telah dibuat untuk pulau Boracay untuk pulih dari dampak pandemi. Dalam Konferensi Bisnis Kamar Dagang dan Industri Filipina (PCCI) Visayas, Pejabat Walikota Malay – Frolibar Bautista, membagi rencana perubahan dari imej “Pulau 24/7”. “Dari sebelumnya sebagai pulau untuk berpesta, kami menjadikan Boracay juga menjadi tujuan wisata keluarga,” katanya.

Perubahan ini disusun bersamaan dengan persiapan pedoman dan protokol keselamatan pembukaan kembali Boracay oleh Aliansi Publik-Swasta untuk Boracay (PPAB). PPAB adalah kelompok kerja teknis yang terdiri dari pemangku kepentingan Boracay dan unit pemerintah daerah (LGUs) yang dipimpin oleh pemerintah provinsi Aklan.

Bautista menargetkan kedatangan 6.000 wisatawan setiap harinya. Sejak Januari hingga 25 Juli 2021, Boracay mencatat total 105.057 tamu atau rata-rata 510 per hari.

Sementara itu, Sekretaris Pariwisata Bernadette Romulo-Puyat mengatakan Boracay adalah salah satu destinasi wisata yang dibuka dan menggunakan sistem pra-pendaftaran untuk wisatawan. Ini juga merupakan tempat pertama untuk menerima wisatawan dari segala usia. Saat ini, Boracay yang terbuka untuk wisatawan domestik tetap mensyaratkan tes RT-PCR untuk boleh masuk, kata Puyat.

“Situasi terbaru dengan varian baru yang timbul mengindikasikan bahwa karantina masyarakat terus menjadi bagian dari strategi untuk mengekang penularan sambil memungkinkan ekonomi berjalan lagi,” katanya selama konferensi virtual.

Ia menambahkan bahwa Dinas Pariwisata (DOT) terus berkoordinasi dengan LGUs dan sering melibatkan para pemegang kepentingan pariwisata sebagai bagian dari roadmap pariwisata.

Selain memberikan pinjaman modal dengan bunga nol untuk bisnis pariwisata dari dana di bawah Bayanihan ke Recover as One (Bayanihan 2), DOT juga memastikan bahwa front-liner di pulau ini mengikuti program vaksinasi. Puyat mencatat bahwa 60 persen dari 5.000 tenaga kerja pariwisata di pulau itu telah menerima dosis pertama mereka. “3.000 vaksin lainnya akan diberikan kepada tenaga kerja pariwisata aktif di Boracay dan sektor lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Lebih dari 70% Frontliner Pariwisata di Metro Manila Sudah Divaksinasi

Departemen ini fokus pada promosi pembukaan kembali bisnis lewat acara lokal seperti Boracay Bike Tour, Boracay Food Crawl, dan Boracay Wellness Workation. Puyat menyebutkan ada 20 mitra yang bekerja sama dengan kantor regional untuk pengaturan “workation” (kerja dan liburan), di mana perusahaan menyediakan koneksi dan ruang Internet yang stabil untuk memungkinkan tamu mereka tetap nyaman dan tanpa perlu tes swab atau air liur RT-PCR berulang. “Bekerja dari surga atau bekerja dari pantai juga digadang penting untuk kesehatan mental dan Kesehatan. Wisatawan dapat menyeimbangkan pekerjaan dan relaksasi yang bersifat penyembuhan sembari berada di alam dan luar ruangan,” katanya.

Sebelas perusahaan di pulau itu telah menerima sertifikat stempel perjalanan aman (safe travel stamp) dari World Travel and Tourism Council (WTTC) dan Boracay telah mendapat WTTC safe travel stamp kategori destinasi dari DOT. “Kami menargetkan terjadi gelembung perjalanan dengan negara-negara seperti Korea Selatan, yang merupakan beberapa pasar terbesar Boracay. Ini akan bergantung pada pembatasan perjalanan internasional dan IATF (Satgas Antar Lembaga). Saat ini impian mewujudkan gelembung perjalanan internasional sudah lebih mendekati kenyataan,” tambahnya.

Rencana lain bagi Boracay adalah penyelenggaraan Boracay MICE (pertemuan, insentif, konvensi, pameran) Asosiasi untuk menargetkan pasar. (DOT)

Filipina menerapkan pembatasan perjalanan sementara untuk menahan penyebaran COVID-19. Mohon tetap tinggal di rumah dan mengikuti protokol kesehatan.