Home » Berita » Peraturan Baru Pulau Boracay – Menjadi Surga Tropis Filipina

Peraturan Baru Pulau Boracay – Menjadi Surga Tropis Filipina

wisata filipina

Sempat ditutup selama 6 bulan, Pulau Boracay di Filipina kembali dibuka untuk wisatawan. Pulau Boracay siap kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Filipina untuk dunia.

Bagi wisatawan dunia yang sangat suka pantai, nama Pulau Boracay di Filipina tidaklah asing. Ya, Pulau Boracay termasuk ke dalam daftar pulau indah di dunia yang harus dikunjungi bila wisata di Filipina.

Selama 6 bulan terakhir, semenjak April 2018 Pulau Boracay ditutup untuk umum karena permasalahan lingkungan. Pantai di Pulau Boracay rusak karena dampak dari jumlah kunjungan wisatawan. Terlalu ramainya wisatawan, menyebabkan pantai kotor karena sampah tidak terelakan. Kebijakan untuk merestorasi ekosistem Pulau Boracay harus dilakukan demi kelestarian lingkungan.

Setelah 6 bulan berlalu, Pulau Boracay kembali membuka diri untuk wisatawan. Tepat pada tanggal 26 Oktober 2018, Pulau Boracay kembali dibuka untuk wisatawan. Tentu ada aturan ketat untuk wisatawan yang berkunjung. Ini demi kelestarian lingkungan dan keberlangsungan pariwisata Filipina.

 

Sekretaris Departemen Pariwisata Filipina, Bernadette Romulo Puyat (dok PDOT)

 

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Departemen Pariwisata Filipina, Bernadette Romulo Puyat. Dia menegaskan dan menyerukan kepada penduduk dan wisatawan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita harus siap untuk Boracay yang lebih baik. Departemen Pariwisata meminta dan menegaskan kepada semua pihak, baik warga maupun turis untuk bertanggung jawab. Ini adalah kunci pelestarian harta nasional,” ungkap Puyat.

Pariwisata Filipina pun menunjukan keseriusannya selama 6 bulan terakhir. Tahap pemulihan untuk Pulau Boracay pun dilakukan semenjak 26 April 2018. Mulai dari degradasi lingkungan yang ekstrim, khususnya pada pencemaran air laut dan perambahan ilegal di kawasan pantai.

 

Member BIATF bergandengan tangan di depan ikon Boracay (dok PDOT)

 

Akhirnya usaha yang begitu keras membuahkan hasil. Kepuasan ini diungkapkan oleh Puyat.

Daftar Peraturan Baru. Sumber: ABS
Daftar Peraturan Baru. Sumber:ABS

“Seminggu yang lalu, orang-orang dari BIATF (Boracay Inter-Agency Task Force) mengungkapkan bahwa garis pantai (Boracay) yang sekarang adalah pantai yang membuat mereka jatuh cinta di 30 tahun yang lalu,”ungkapnya.

Baca Juga:  Daftar Festival di Filipina di Bulan November 2018

Puyat pun juga menambahkan bahwa akan ada aturan ketat dan pedoman untuk kebijakan dibukanya kembali Pulau Boracay untuk wisatawan. Adapun aturan yang perlu dipahami wisatawan dan warga sebagai berikut.

1. Dilarang minum alkohol dan merokok
2. Larangan mengadakan pesta
3. Adanya larangan membangun istana pasir di beberapa zona
4. Dilarang membakar di ruang terbuka dan penggunaan lampu gas atau yang berbahan minyak tanah.

Selain peraturan dan ketegasan di atas, Departemen Pariwisata juga akan membatasi kunjungan wisatawan ke Pulau Boracay. Hanya menerima 19.215 pengunjung dengan perkiraan mereka akan menetap selama 3 hari.

“Nantinya kami akan menambah jumlah kamar sejalan dengan fase 2 dan 3 tahap rehabilitasi Pulau Boracay. Kami memastikan bahwa persyaratan dari BIATF telah dipenuhi,” tambah Puyat.

Komitmen Departemen Pariwisata Filipina untuk menerapkan kebijakan dalam pengelolaan pantai untuk pariwisata nantinya tidak hanya untuk Boracay saja. Aturan ini juga akan berlaku untuk pulau lain. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian dan kenyamanan turis saat wisata di Filipina.

Selain rehabilitasi pantai di Pulau Borocay, Departmen Pariwisata Filipina juga memberi pelatihan bagi 2.100 pekerja yang nantinya akan bertindak dalam pelayanan di Pulau Boracay.

 

Pelatihan yang diberikan secara gratis oleh DOT ini meliputi semua pihak yang berhadapan dengan turis. Mulai dari pengemudi perahu, pawang pelabuhan, pengumpul tiket, pemandu wisata, pelayan hotel dan restoran, sampai kepada penjaga toko souvenir.

“Sejak penutupan pulau, kami telah memberikan pelatihan dan seminar kepada para frontliner, alias orang-orang yang nantinya berhadapan langsung dengan wisatawan,” kata Puyat.

Pasir putih di Pulau Boracay (dok PDOT)

Pelatihan juga diberikan kepada polisi Filipina, demi menjamin dan menjaga keselamatan dan keamanan turis saat berada di Boracay. Nah, jika kamu tertarik dan ingin tahu lebih dalam tentang Pulau Boracay, dapat temukan informasinya di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Filipina menerapkan pembatasan perjalanan sementara untuk menahan penyebaran COVID-19. Mohon tetap tinggal di rumah dan mengikuti protokol kesehatan.