Salut! Filipina Punya Tour Guide Khusus Turis Tuli

Pemandu wisata tuli Filipina di depan Monumen Rizal, Manila. Dok,DOT

Filipina punya pemandu wisata atau guide khusus turis tuli yang telah terakreditasi untuk mendampingi turis tuli yang liburan di Filipina. Ini adalah bentuk kerja sama Departemen Pariwisata (DOT) dengan De La Salle College of Saint Benilde (DLS-CSB).

Sebanyak 13 guide khusus mendampingi 30 siswa dari sekolah Philippine School for the Deaf (PSD) ke tempat-tempat bersejarah Manila, seperti Taman Rizal, Museum Nasional dan Benteng Santiago. Tur khusus ini merupakan yang pertama untuk membantu turis tuli menikmati wisata dan tur edukasi. Selain itu tur ini juga mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan atau sustainable untuk pariwisata Filipina.

Menteri Pariwisata Bernadette Romulo Puyat mengatakan bahwa program ini juga memberikan pelatihan bagi warga tuli menjadi pemandu wisata.

 

“Dengan adanya pemandu wisata yang terampil dengan pengetahuan bahasa isyarat dan kebutuhan penyandangan cacat, membantu DOT untuk perkembangan pariwisata dan kita harus mendorong perihal ini. Tidak hanya memberikan pelayanan kepada turis tuli, namun juga menciptakan peluang untuk warga dengan kebutuhan khusus demi mencapai esensi di industri pariwisata,” ungkap Puyat.

Puyat juga mengungkapkan bahwa DOT juga bekerja sama dengan National Council on Disability Affairs untuk mewujudkan ini.

“Bersama National Council on Disability Affairs, kami mengidentifikasi area di mana populasi tuli berjumlah besar. Nanti kami juga akan mengembangkan keterampilan dan potensi mereka hingga bisa bersaing dalam dunia pariwisata,” tambahnya.

 

Pada bulan Maret lalu, Office of Industry Manpower Development (OIMD) atau Kantor Pengembangan Tenaga Kerja Industri mengadakan Seminar dan Pelatihan Masyarakat Tuli yang diadakan di Manila. Kegiatan ini menuntun 13 guide khusus turis tuli mendapatkan status terakredasi.

Saat ini, terdapat 27 pemandu tuli yang telah melewati proses pelatihan ketat DOT-OIMD. Mereka harus menyelesaikan pelatihan yang disediakan DOT.

“Sudah ada lembaga seperti DLS-CSB yang memiliki program seperti ini. Kamipun bermitra dengan mereka sehingga pelatihan ini tidak hanya di Metro Manila saja, namun juga di wilayah lain,” ungkap Nelly Dillera, Direktur dari Kantor Pengembangan Tenaga Kerja Industri (OIMD).

 

Departemen Pariwisata (DOT) telah berkoordinasi dengan Intramuros Administration (IA) untuk menyediakan pemandu wisata tuli untuk melayani turis dengan kebutuhan khusus. Para pemandu ini berasal dari Deafinite Tour Guiding Service (DTGS). Dengan adanya guide dari DTGS ini, diharapkan wisata Filipina dapat dinikmati juga oleh turis mancanegara. (PDOT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *