Ifugao

 

Banaue Rice Terraces (dok PDOT)

 

Tentang Ifugao

Liburan ke Filipina tidak hanya menikmati laut dan kepulauannya saja. Di sana juga ada hamparan teras sawah yang telah ada selama ribuan tahun dan pemandangan sangat menakjubkan.

Nama tempat ini ada di Ifugao, sebuah provinsi yang diapit oleh darat Filipina. Ifugao berada di kawasan Cordillera di Pulau Luzon. Ibukota provinsi ini adalah Lagawe.

Kalau sudah pernah mendengar tentang Ifugao, pasti Anda sudah tahu tentang teras sawahnya yang terkenal atau disebut payo. Memang, daerah ini sangat terkenal dengan teras sawahnya yang menakjubkan. Apalagi saat musim tanam, hamparan hijau sawah begitu memikat mata.

Bayangkan saja, tebing pegunungan yang seperti dipahat mengguntai ke kaki gunung. Sawah yang berjajar ini telah terbentuk selama 2.000 tahun lebih. Tak heran, UNESCO menobatkan Teras Sawah di Cordillera Filipina sebagai Situs Warisan Budaya Dunia dan menyebutnya ‘contoh mengagumkan bentang alam buatan’.

 

 

Kegiatan Utama

1. Menikmati teras sawah yang menakjubkan

Banyak teras di provinsi ini dan bentuk serta ukurannya pun beragam. Jelajahi kelima-lima Teras Sawah Ifugao dan perhatikan ciri khas masing-masing.

Batad Rice Terraces merupakan salah satu teras yang paling terkenal dengan bentuknya yang menyerupai amfiteater. Bersiaplah untuk hiking yang tidak terlalu berat, tinggal di pondok tradisional, dan rasakan kehidupan yang jauh berbeda dari di kota. Namun, berbagai kejutan menanti Anda, seperti restoran pizza yang menyajikan sayuran pegunungan segar.

Yang wajib kamu lihat adalah Banaue Rice Terraces. Ini adalah teras sawah yang telah berumur lebih dari 2.000 tahun. Sawah dari dasar kaki gunung sampai ribuan meter di atas permukaan laut begitu tersusun secara menakjubkan. Bayangkan saja bagaimana nenek moyang kita merangkai hingga seindah ini.

Terlihat bagaimana kemampuan orang terdahulu menyusun dan secara cerdik bisa membuat teras sawah seperti ini. Tahun 1995, UNESCO pun menobatkan teras ini sebagai Lanskap Budaya Berkelanjutan.

Ada Mayoyao Rice Terraces, Hapao Rice Terrace, Magat Dam dan Nagacadan Rice Terrace.

Kunjungi juga Bangaan, dengan desa yang sangat cantik tepat di kaki bukit berteras. Latar belakang pemandangannya adalah gunung berundak-undak dengan berbagai nuansa hijau.

Anda juga dapat menggunakan jip ke Kiangan untuk menyaksikan lebih banyak lagi ‘bentang alam buatan’.

 

(Ifugao Tourism/Facebook)

2. Jelajah sejarah dan budaya

Kota tertua dan pemukiman legendaris dari leluhur suku Ifugao yaitu Bugan dan Wigan, Kiangan juga merupakan lokasi kelompok teras Nagacadan, Museum Ifugao dan Monumen Peringatan Perang Filipina.

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana suku Ifugao dulunya hidup, kunjungi Museum Struktur Cordillera atau Museum Banaue. Namun jika Anda mau merasakan kehidupan sehari-hari suku Ifugao di masa kini, kunjungi Desa Tam-an di belakang Hotel dan Wisma Remaja Banaue.

Jika kamu beruntung, bisa mendengarkan seseorang mendendangkan Hudhud, salah satu epos Filipina yang dinyanyikan saat menanam dan memanen padi. Epos ini memiliki 40 kisah dan memerlukan empat hari untuk menyanyikan keseluruhannya!

 

Ambasa Cave (Ifugao Tourism/Facebook)

3. Jelajah alam

Terdapat beberapa gua yang bisa kamu kunjungi di Ifugao, yaitu Gua Bintakan dan Gua Nah-toban. Yang ingin menikmati air terjun kunjungi saja Tappiya Waterfalls, Buyukan Waterfalls, O’ phaw Mahencha Falls, Tenogtog Water Falls dan banyak lagi.

Di sana juga ada danau lho, namanya Danau Ambuwaya, danau yang cocok untuk bersantai, berenang dan naik kapal.

 

Balentimol Falls (Ifugao Tourism/Facebook)

Cara ke Ifugao

1. Udara

Tidak ada penerbangan langsung ke Ifugao. Kamu bisa menempuhnya ke sini dengan transportasi darat.

Jika ingin menggunakan pesawat, kamu bisa terbang dari Manila ke Cauayan atau Tuguegarao. Setelah itu menyambungnya dengan bus atau mobil.

2.Darat

Kamu bisa ke Ifugao dari Ohayami Trans, dengan terminal di Sampaloc, Manila, melayani perjalanan setiap hari ke Banaue. Perjalanan memakan waktu sekitar 9-10 jam. Dangwa Tranco juga melayani perjalanan harian ke Baguio. Dari Baguio, Anda dapat berganti bus jurusan Banaue.

Juga bisa dengan mobli pribadi dengan lama perjalanan 7-9 jam. Tergantung kemahiran sopir, karena jalan menuju ke sini mendaki dan berkelok-kelok

Jika kamu ingin menjelajahi Ifugao, bisa menggunakan sepeda motor, Jeepney, becak dan berjalan kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *