Filipina: Tujuan MICE Potensial

Dilihat sebagai salah satu pendorong pertumbuhan utama dalam wisata Filipina, Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) telah menjadi fokus strategis dalam Rencana Pengembangan Pariwisata Nasional Filipina. Data terakhir menunjukkan bahwa pendapatan dari MICE di Filipina mencapai PhP 4,6 miliar. Selain itu, ICCA melaporkan bahwa negara ini menduduki peringkat ke-14 dari 36 negara di kategori tujuan konvensi tertinggi pada tahun 2016. Sementara, di tahun itu ibukota Filipina yaitu Manila menduduki peringkat ke-59 dari 299 kota di dunia atau 14 dari 90 di Asia Pasifik di kategori yang sama.

Pada tahun 1982, Filipina menduduki peringkat pertama di Asia dalam daftar tujuan konvensi. Ini sebagian besar karena lokasi negara yang strategis, tempat wisata unik, hiburan kelas dunia, dan perencana acara berbakat. “Filipina memiliki catatan panjang dalam penyelenggaraan acara internasional. Kami dikenal karena keramahan dan penduduk lokal yang sebagian besar berbahasa Inggris,” kata Monette Iturralde-Hamlin, Kepala PACEOS.

Filipina memiliki potensi untuk menarik wisatawan asing sebagai tujuan untuk pertemuan, insentif, konvensi dan pameran, menurut seorang analis properti terkemuka. Chairman dan Chief Executive Santos Knight Frank, Rick Santos mengatakan The STAR the Philippines telah melihat peningkatan permintaan untuk konferensi dalam beberapa tahun terakhir.

“Filipina dinilai sebagai  salah satu destinasi yang paling hemat biaya dalam pilihan akomodasi dan penyelenggaraan kegiatan MICE,” katanya. Untuk itu, ia juga menekankan perlunya sektor hotel meningkatkan pemasaran dan promosi ke pasar global untuk mengangkat nama Filipina.

Sumber: Travel Update Philippines

Santos mengatakan industri MICE di Filipina tidak hanya menarik negara tetangga di kawasan ASEAN, tetapi juga pasar global karena biaya yang lebih rendah yang ditawarkannya di bidang tersebut. Tak hanya itu, bidang acara hiburan seperti konser musik cadas (rock) dan acara olahraga juga memiliki potensi besar untuk dipromosikan.

Presiden Paceos Jing Lagandaon mengatakan Peluncuran Roadmap MICE 2030 adalah sinyal bahwa Filipina merencanakan ke mana industri MICE akan dibawa. Strategi utama dalam peluncuran ini adalah untuk menyediakan kebijakan yang memungkinkan dan dukungan kelembagaan, mempercepat perbaikan infrastruktur, mengembangkan sumber daya manusia yang sangat kompetitif dan memperkuat penelitian dan pengembangan.

Menurut Laporan Globex 2017 dari AMR International, Filipina adalah pasar perdagangan yang tumbuh paling cepat di Asia pada tahun 2016. Ruang yang dijual melonjak sebesar 9,6 persen dan delegasi MICE menghabiskan hampir enam kali lebih banyak daripada yang dibelanjakan oleh seorang wisatawan rekreasi rata-rata. Terdapat destinasi pariwisata Filipina di delapan kota yang menarik untuk MICE yaitu Manila, Cebu, Boracay, Palawan, Bohol, Vigan dan Laoag, dan Siargao.

Untuk informasi tentang dukungan PDOT untuk acara MICE, hubungi email PDOT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *