Pulau Malapascua

[titleborder title=”Sekilas Tentang Pulau Malapascua” color=”green”]
Untuk mendapatkan momen terbaik di Pulau Malapascua, Anda butuh dua hal: peralatan menyelam dan jiwa petualang.
Wilayah 7
Visayas Tengah
Pulau kecil ini–hanya sepanjang 2.5 kilometer dan selebar 1 kilometer–konon dinamakan demikian oleh penjelajah Spanyol yang terdampar di pulau ini karena badai di akhir bulan Desember dan harus merayakan “malas pascua” (Paskah yang celaka). Kami menjamin pengalaman Anda pasti tidak akan seperti para penjelajah ini.
Pantai Malapascua yang terpencil jelas menawarkan saat-saat untuk menyendiri dan juga tempat yang asyik untuk mengadakan barbecue. Ditambah lagi, Gosong Pasir Monad melambungkan nama pulau ini sebagai situs menyelam yang sangat menakjubkan. Gosong Pasir Monad merupakan satu dari sedikit lokasi di dunia yang menjadi habitat hiu ekor pedang. Walaupun hiu jenis ini lebih memilih perairan dalam, hiu ini sering ke gosong pasir ini untuk membersihkan parasitnya dengan bantuan ikan-ikan kecil. Berbagai macam pari dan hiu martil juga dapat ditemukan di sini.
Untuk bertualang lebih jauh di bawah air, segera gunakan kapal untuk ke Pulau Gato. Lokasi yang berbatu ini berada di tengah Laut Visayas dan merupakan suaka laut untuk ular laut dan berbagai jenis burung laut dan kalong. Tempat ini juga memiliki gua bawah air yang besar dengan berbagai lorong yang menuju ke koloni koral, hiu terumbu, kuda laut kerdil, kelinci laut, cumi-cumi, belut, dan berbagai jenis ikan lainnya.
Ada juga banyak sekali bangkai kapal termasuk Light House Wreck (kapal pendarat Jepang dari era PD II), Donya Marilyn Wreck (feri penumpang yang karam tahun 1988), Taplion Wreck (kapal barang Jepang dari PDII tanpa nama).
Walaupun kebanyakan lokasi selam di Malapascua hanya untuk penyelam yang sudah ahli, penyelam dengan jiwa petualang tidak akan pulang dengan tangan hampa.
[titleborder title=”Bagaimana mencapainya” color=”green”]

Udara

Malapascua dapat dicapai melalui Cebu City, kota dengan akses internasional.
Anda dapat terbang dari Manila (45 menit) ke Mactan-Cebu International Airport.
Ada penerbangan internasional langsung dari Hong Kong, Singapore, Narita di Japan, Incheon dan Pusan di Korea Selatan.
Ada juga rute penerbangan dari Kota-kota besar Filipina seperti Iloilo, Bacolod, Davao, Tacloban, Clark, Zamboanga, Dumaguete, Legaspi dan Tagbilaran.
Darat
Gunakan bus (3-4 jam) dari Cebu ke kota Maya-Bagay, lalu gunakan kapal (40 menit-1 jam) ke Pulau Malapascua.
Laut
Dari pelabuhan Maya-Bagay, gunakan kapal (40 menit-1 jam) ke Pulau Malapascua.
[titleborder title=”Kegiatan Utama” color=”green”]

Mencari hiu

Anda dapat menyelam di Gosong Pasir Monad untuk melihat langsung hiu ekor pedang.
Menyelam di bangkai kapal
Jelajahi bangkai kapal berumur puluhan tahun sebagai variasi dari pengalaman menyelam Anda.
Kunjungi Pulau Gato
Di sini Anda dapat melihat langsung kalong dan kuda laut kerdil.
Tips from Locals
One of the best ways to explore the island is by foot. You can walk around the island in a day.
During monsoon season, expect to sometimes encounter big waves on the way to the island. So make sure to take some anti-dizzy tablets and tighten that fragile stomach!

[titleborder title=”INFORMASI HARGA” color=”green”]
BARANG/JASA Harga
Akomodasi – Kamar hotel Php minimal 1.000
Akomodasi – Kamar keluarga Php 4.200
Akomodasi – Kamar resor Php 1.200 – Php 4.800
Transportasi – 4 hrs Bus Ride Cebu City – Logon Php 175 (AC); Php 165 (Non AC)
Transportasi – 40 menit menggunakan kapal Php 80 (pasang) Php 120 (surut)
Belanja – Suvenir T-Shirt Php 200
Belanja – ukiran hiu ekor pedang Php 100 – Php 500
Kegiatan – Belajar menyelam Php 1.500 per pertemuan
Kegiatan – menyelam di laut lepas Php 18.000 (3-4 hari)
Kegiatan – wisata pulau ke pulau Php 1,000 / perahu banca untuk 15 penumpang
Kegiatan – rental Snorkel Php 100

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *